Rumah Sakit Ibu dan Anak Ummu Hani Purbalingga

KENALI CARA PENCEGAHAN BATU EMPEDU

Salah satu pemicu terjadinya batu empedu adalah karena gaya hidup. Melakukan diet ketat atau mengalami kegemukan dapat memicu terjadinya batu empedu.


Batu empedu merupakan endapan cairan pencernaan yang mengeras yang bisa terbentuk di kantong empedu. Kandung empedu merupakan organ bentuk seperti buah pear kecil pada sisi kanan perut dan tepat dibawah hati. Kandung empedu menyimpan cairan pencernaan disebut empedu yang akan dilepaskan ke usus kecil dan membantu proses pencernaan.
Batu empedu memiliki ukuran sebutir pasir  hingga sebesar bola golf. Jumlah batu empedu yang terbentuk berbeda pada setiap orang. Umumnya batu empedu terbentuk jika terlalu banyak kolesterol di empedu.

Apakah penyebab terbentuk batu empedu?
Jenis batu empedu yang dapat terbentuk pada kantong empedu adalah:

  • Batu empedu kolesterol. Ini adalah jenis batu empedu yang paling umum. Batu ini berwarna kuning dan terdiri dari kolesterol yang tidak larut, tetapi juga mungkin mengandung komponen lain. Batu empedu kolesterol dapat terbentuk karena kandungan kolesterol terlalu tinggi dibandingkan dengan empedu yang dapat larut.
  • Batu empedu pigmen. Batu-batu berwarna hitam gelap atau hitam terbentuk saat empedu mengandung terlalu banyak bilirubin. Bilirubin merupakan bahan kimia yang diproduksi saat hati menghancurkan sel darah merah yang sudah tua. Beberapa kondisi kesehatan seperti kerusakan hati dan kelainan darah tertentu dapat menyebabkan hati menghasilkan bilirubin lebih banyak dari seharusnya. Batu empedu pigmen terbentuk ketika kantong empedu tidak dapat memecah kelebihan bilirubin.

Selain itu, batu empedu juga dapat terbentuk ketika kantong empedu tidak dikosongkan dengan benar. Kantong empedu yang sering tidak kosong sepenuhnya bisa terakumulasi dan membentuk batu empedu.

Bagaimana tanda dan gejala terbentuknya batu empedu?
Terbentuknya atau penumpukkan batu empedu tidak selalu menimbulkan gejala atau tanda. Jika batu empedu masuk kedalam saluran tertentu dan dapat menyebabkan penyumbatan, maka tanda dan gejala yang kemungkinan terjadi adalah:

  • Nyeri secara tiba-tiba dan cepat pada bagian kanan atas perut
  • Nyeri secara tiba-tiba dan cepat pada bagian tengah perut yang tepat dibawah tulang dada
  • Sakit pada punggung diantara tulang belikat
  • Nyeri pada bagian bahu kanan
  • Mengalami mual dan muntah

Nyeri yang terjadi karena batu empedu dapat berlangsung selama beberapa menit hingga beberapa jam.

Apakah faktor resiko terjadinya batu empedu?
Terdapat banyak faktor resiko terjadinya batu empedu yang berkaitan dengan gaya hidup dan faktor tidak terkendali. Beberapa faktor resiko yang tidak terkendali adalah seperti usia, ras, jenis kelamin, dan riwayat keluarga.
Beberapa faktor resiko pemicu batu empedu yang dipengaruhi gaya hidup adalah:

  • Memiliki kelebihan berat badan atau obesitas
  • Rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak atau kolesterol atau rendah serat
  • Mengalami penurunan berat badan secara signifikan dalam waktu yang singkat
  • Menderita diabetes mellitus

Beberapa kondisi kesehatan yang dapat memicu terjadinya batu empedu adalah:

  • Menderita sirosis
  • Dalam periode kehamilan
  • Mengkonsumsi obat untuk menurunkan kolesterol
  • Mengkonsumsi obat yang dapat meningkatkan hormone estrogen

Bagaimana cara pencegahan terjadinya batu empedu?
Resiko terjadinya batu empedu dapat dicegah dengan beberapa langkah, seperti:

  • Tidak melewatkan jadwal makan. Mengusahakan untuk tetap makan sesuai dengan jadwal. Melewatkan jadwal makan dapat meningkatkan resiko terjadinya batu empedu.
  • Menurunkan berat badan secara perlahan. Jika perlu untuk menurunkan berat badan maka dapat dilakukan secara perlahan. Penurunan berat badan secara cepat juga dapat menyebabkan batu empedu. Usahakan untuk menurunkan berat badan 1-2kg setiap minggu.
  • Mempertahankan berat badan yang sehat. Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan resiko terjadinya batu empedu. Mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi dan meningkatkan aktifitas fisik dapat membantu untuk mencapai berat badan yang sehat.

Cintai tubuh Anda dengan selalu melakukan hidup sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *