Rumah Sakit Ibu dan Anak Ummu Hani Purbalingga

Kesehatan menjadi salah satu momok bagi masyarakat tidak mampu di Purbalingga. Banyak dari mereka yang tidak bisa mengatasi masalah kesehatannya itu hanya karena terganjal kemampuan pembiayaan.

Melihat fenomena tersebut, sebagai rumah sakit yang sangat peduli atas kesehatan keluarga,  Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ummu Hani berupaya menjadi bagian dari solusi atas peliknya masalah di dunia kesehatan ini.

Salah satu solusi yang dilakukan RSIA Ummu Hani ialah dengan mendaftarkan warga Kelurahan Purbalingga Lor, Kecamatan Purbalingga sebagai peserta BPJS Kesehatan. Program ini digelar bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

”Ada 129 warga yang akan kita ikutkan BPJS Kesehatan sebagai peserta bukan penerima upah (PBPU) kolektif melalui Corporate Social Responsibility (CSR),” kata Direktur PT Ummu Hani Reksa Husada, Budi Prasetyo.

Penandatanganan naskah kerjasama RSIA Ummu Hani dan BPJS Kesehatan digelar di aula RSIA Ummu Hani, Senin 14 November 2016. ”Kami berharap hal ini bisa memberi manfaat bagi perusahaan dan masyarakat karena ini bentuk tanggung jawab sosial kami kepada masyarakat sekitar,” katanya.

Kepala Kelurahan Purbalingga Lor Heri Mei Yoga mengapresiasi program ini dan meyakini hal ini akan bisa mengurangi berbagai permasalahan kesehatan warganya. “Saya rasanya adem ketika mengetahui RSIA Ummu Hani akan mengadakan kegiatan ini. Ini program luar biasa,” kata Lurah Purbalingga Lor.

Kepala Cabang Utama BPJS Kesehatan Purwokerto Agus Wibowo menyebutkan bahwa RSIA Ummu Hani adalah pertama di Purbalingga sebagai RS yang melaksanakan PBPU kolektif dengan menggunakan dana CSR.

“Nomor 2 secara nasional kategori CSR rumah sakit dan nomor 3 nasional kategori CSR perusahaan,” kata Agus Wibowo menjelaskan. Ia berharap, rumah sakit lain di eks Karesidenan Banyumas bisa mengikuti program sosial RSIA Ummu Hani ini.[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *