Rumah Sakit Ibu dan Anak Ummu Hani Purbalingga

Orang dewasa mengira bahwa anak-anak tidak akan mengalami stres. Ia tak perlu memikirkan pekerjaan, masalah keluarga atau lingkungan layaknya orang dewasa. Kenyataannya, stres pada anak bisa terjadi.

Stres pada anak bervariasi dan terus berkembang seiring usianya. Seorang anak mungkin tidak menyadari dirinya berada dalam kondisi stres.

Oleh sebab itulah, penting bagi orang tua atau orang dewasa di sekitarnya untuk mengenali tanda-tandanya anak-anak mengalami stres seperti berikut ini;

Perubahan perilaku yang negatif

Ketika anak jadi pemurung, mudah menangis, tidak bersemangat melakukan hobinya, sulit konsentrasi saat belajar, cemas terus menerus, hingga sangat takut bila berpisah dengan orang tuanya maka bisa jadi anak Anda sedang merasa tertekan.

Mengompol

Kontrol kandung kemih melemah ketika sedang stres. Itulah sebabnya anak akan sering mengompol saat ia stres.

Sering mengalami mimpi buruk

Anak yang sedang stres akan menolak ketika disuruh tidur karena takut akan mimpi buruk.

Berperilaku agresif 

Anak yang mengalami stres bisa menunjukkan perilaku agresif, seperti mudah marah, sering berteriak, dan tidak dapat mengontrol emosinya

Gangguan pencernaan

Anak yang sedang stres sering mengeluhkan nyeri perut dan perubahan pola buang air besar. Bahkan, ia mengalami perubahan pola makan.

Stres dapat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Karena itu, kenali tanda-tandanya sedini mungkin untuk menghindarkan anak dari efek buruk di kemudian hari.

Konsultasikan kondisi kesehatan keluarga Anda di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Ummu Hani Purbalingga. Hubungi Salam Ummu Hani di 0281 891373 untuk mendapatkan informasi layanan kesehatan keluarga Anda.[*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *